Judi Online
Datukbola atau Datukbet adalah Situs Agen Judi Online Resmi dan Terpercaya di Indonesia
Home > Berita Bola > AC Milan Hanya Punya Waktu Satu Hari Bersiap Melakoni Laga Supercoppa

AC Milan Hanya Punya Waktu Satu Hari Bersiap Melakoni Laga Supercoppa

Doha: AC Milan harus menerima fakta hanya punya waktu satu hari untuk bersiap melakoni laga Supercoppa Italia melawan Juventus, Jumat 23 Desember 2016. Itu terjadi menyusul adanya masalah pada jadwal penerbangan mereka.

Milan sedianya dijadwalkan berangkat menuju Doha, Qatar –tempat digelarnya pertandingan– pada Selasa (20/12) malam kemarin. Namun, mereka tidak bisa berangkat tepat waktu lantaran pesawat yang akan menjemput mereka mengalami masalah teknis sehingga tertahan di London.

Walhasil, keberangkatan Milan harus tertunda selama satu hari. Seluruh awak tim Rossoneri baru terbang ke Doha pada esok hari (Rabu) sore. Hal ini tentunya menjadi kerugian tersendiri buat Milan, karena mereka hanya punya waktu satu hari untuk berlatih dan beradaptasi dengan cuaca di Doha.

Sebaliknya, Juventus memiliki persiapan yang lebih baik lantaran sudah tiba di Doha sejak Selasa malam atau sehari sebelum Milan. Hal inilah yang sempat dipermasalahkan kubu Milan.

CEO klub, Adriano Galliani bahkan kabarnya sempat berencana menolak bertanding pada hari Jumat. Namun, pada akhirnya kubu Milan mengurungkan niatan tersebut dan menyatakan siap bermain sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Playmaker Milan, Giacomo Bonaventura bahkan menegaskan, semua problematika yang dialami Milan itu tidak bisa dijadikan alasan.

“Kami berharap bisa tiba sehari lebih awal sehingga kami bisa beradaptasi (cuaca dan kondisi lapangan) dengan lebih baik. Tapi faktanya kami hanya punya waktu satu hari untuk beradaptasi,” ujar Bonaventura.

“Pihak klub sudah menjalankan kewajibannya, dan sekarang giliran kami para pemain untuk berpikir bagaimana caranya bermain dan tidak menjadikan masalah ini sebagai alasan,” lanjutnya.

“Apakah ini kerugian? Saya pikir itu berlebihan. Sekarang semuanya sudah terjadi, dan kami harus menggunakan kemarahan/kekecewaan itu di lapangan. Kami akan mencoba mengubahnya menjadi sesuatu yang positif,” imbuh pemain yang akrab disapa Jack ini.

Jelang laga nanti, Juventus lebih diunggulkan untuk keluar sebagai juara ketimbang Milan, meski faktanya pada pertemuan terakhir di pentas Serie A, Milan sukses mengalahkan Si Nyonya Tua.

Menanggapi hal ini, Bonaventura tidak membantah bahwa Juve memang punya skuat yang luar biasa dan sangat sulit dikalahkan. Tapi, bukan berarti tidak bisa dikalahkan.”Secara struktur kami memang berbeda. Tapi, ini adalah pertandingan yang hanya sekali dimainkan (untuk jadi juara). Jika kami tampil 100 persen, kami bisa mengimbangi Juve,” kata mantan pemain Atalanta itu.

“Juve memang sulit dihentikan, tapi jika kami bermain agresif dan bisa mempertahankan bola dengan baik, saya rasa kami punya peluang (untuk menang). Mereka punya pemain yang bisa membuat perbedaan meski hanya dengan sedikit ruang. Tapi saya tegaskan, kami bukanlah rekan tanding (sparring partner) mereka,” lanjutnya.

“Kami akan coba menampilkan performa terbaik dan berharap mereka tidak memainkan penampilan terbaiknya. Saya rasa itu bisa saja terjadi. Itu bukan hal yang mustahil dan kami akan mencobanya,” tutup gelandang serbabisa berusia 27 tahun tersebut.

Laga Supercoppa Italia merupakan ajang tahunan yang mempertandingkan juara Serie A dengan jawara Coppa Italia. Di musim lalu, Juve tampil sebagai kampiun di dua ajang tersebut. Maka dari itu, Milan yang jadi lawan Juve di final Coppa Italia musim lalu, berhak tampil di Supercoppa Italia yang rencananya digelar di Stadion Jassim Bin Hamad Stadium, Jumat 23 Desember mulai pukul 23:30 WIB.

You may also like
Marco Verratti Isyaratkan Kembali Ke Italia
Keita Balde Lebih Pilih Gabung Milan Dari Pada Juventus
Juventus Yakin Bisa Datangkan Keita
Chiellini : Liga Champions Adalah Tujuan Utama Juventus